Whatsapp Pro
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
Hi, how can I help?

Pemanfaatan Kekayaan Alam Indonesia Bincang Lintas Kediri Sore ( RRI)

Pemanfaatan Kekayaan Alam Indonesia Bincang Lintas Kediri Sore ( RRI)

Dalam rangka bincang bersama Radio Republik Indonesia dalam acara Lintas Kediri Sore Kiprah Indonesia, Indonesia perlu mempertimbangkan sumber kekayaan alam yang berupa minyak bumi, sumber daya hayati dan keanekaragaman species di Indonesia, serta potensi sumber daya manusia (SDA). Oleh karena itu, bahan baku potensial untuk dikembangkan adalah bahan baku obat  (BBO/BBOT) yang banyak digunakan di Indonesia, harga terjangkau dengan kualitas yang baik, berbasiskan SDA di Indonesia.

apt. Arif Wijayanto, S.Farm., M.Farm. mengatakan diawal paparan nya bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam yang sangat besar, baik flora maupun fauna yang ada di daratan maupun di lautan yang dapat menghasilkan berbagai senyawa kimia. Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keanekaragaman flora terbesar kedua setelah Brazil. Kekayaan flora Indonesia ini mencakup 20.000 jenis tumbuhan dari total 35.000 jenis tumbuhan di dunia dengan 9.300 jenis diantaranya merupakan tumbuhan berkhasiat obat.

Berdasarkan keputusan kepala BPOM No. HK.00.05.4.2411 tahun 2004 tentang ketentuan pokok pengelompokan dan penandaan obat bahan alam Indonesia, obat tradisional Indonesia dapat dikelompokkan menjadi Jamu, Obat Herbal Terstandar (OHT) dan Fitofarmaka. Industri jamu dan obat herbal sangat bergantung pada bahan baku alam dan kondisi alam Indonesia masih tersedia luas untuk pengadaan bahan baku pembuat obat tradisional. Budidaya tanaman obat di Indonesia mulai berkembang seiring dengan peningkatan pemanfaatan tumbuhan untuk pengobatan berbagai penyakit secara tradisional. Banyak industri jamu, fitofarmaka, obat herbal dan kosmetik tradisional yang membutuhkan bahan baku tumbuhan obat.

Perkembangan perdagangan tanaman obat sangat dipengaruhi oleh perkembangan perdagangan obat tradisional dan perkembangan industri obat tradisional. Saat ini, terjadi perkembangan perusahaan/industri obat tradisional yang sangat pesat. Oleh sebab itu, pemerintah telah mengatur jenis-jenis usaha yang terkait dengan obat tradisional melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 006 Tahun 2012 tentang Industri dan Usaha Obat Tradisional. Industri dan usaha obat tradisional tersebut  terdiri atas Industri Obat Tradisional (IOT) dan Industri Ekstrak Bahan Alam (IEBA),  sedangkan usaha  obat tradisional meliputi: Usaha Kecil Obat Tradisional ( UKOT), Usaha Mikro Obat Tradisional (UMOT), Usaha Jamu Racikan dan Usaha Jamu Gendong.

Dipenghujung paparan nya apt. Arif Wijayanto, S.Farm., M.Farm. menyampaikan harapan nya terkait Arah dan Perkembangan Bahan Baku Obat Tradisional di Indonesia, semoga apa yang beliau sampaikan dalam orasi ilmiah nya ini semakin menggugah perhatian kita semua mengenai keberadaan dan manfaat tanaman obat sebagai bahan baku obat tradisional untuk kemakmuran bangsa Indonesia, mengingat kekayaan bumi Indonesia merupakan Anugerah Allah SWT.

Leave a comment